Untuk Pemula:
Fokus pada:
pegangan raket yang benar, pukulan yang benar, langkah kaki yang benar dan kebugaran.
Jangan fokus pada :
trik pukulan, gaya pukulan yang aneh-aneh, latihan kekuatan, raket yang mahal.
This is the place that I can share my mind or my though with you. Your comments are welcome here. Perhaps we can share about anything.
Showing posts with label badminton. Show all posts
Showing posts with label badminton. Show all posts
Tuesday, July 08, 2008
Fokus on
Tuesday, July 31, 2007
Badminton minggu lalu
malam minggu kemarin, seperti biasa pertandingan badminton menjelang 17 agustus kembali dilanjutkan. namun sangat disayangkan, aku bermain sangat tidak bagus malam itu. kami *aku dan pasanganku* harus kalah hanya dengan selisih 1 poin dari pasangan yang tidak diunggulkan.
awalnya kami bermain dengan baik. sempat selisih poin cukup jauh. namun dengan perlahan pasangan lawan mulai mengumpulkan poin demi poin, sehingga tanpa aku sadari, aku menjadi panik dan mulailah kekacauan terjadi. *hiks*
beberapa kali aku melakukan kesalahan. bahkan pada perebutan poin terakhir, aku kembali melakukan kesalahan, sehingga mereka bisa menang. mereka menang hanya dengan selisih satu poin. hanya satu poin.
betapa menyedihkan sekali. padahal sebelumnya aku *terutama* sangat yakin pasti menang. karena mereka bukanlah pasangan yang diunggulkan. namun kenyataan bicara lain, ternyata mereka bisa menang. ya, walaupun untuk menang, mereka harus jungkir balik dan pontang panting.
selain itu, cedera pasanganku masih belum sembuh benar. dia mengalami cedera persendian mata kaki pada dua minggu yang lalu. dan sampai pertandingan malam itu, cederanya masih belum sembuh benar.
aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri karena seringnya melakukan kesalahan dan kurang konsentrasi. namun demikian, pertandingannya cukup seru dan menegangkan. ah, andai aku bisa bermain dengan lebih santai dan fokus...
awalnya kami bermain dengan baik. sempat selisih poin cukup jauh. namun dengan perlahan pasangan lawan mulai mengumpulkan poin demi poin, sehingga tanpa aku sadari, aku menjadi panik dan mulailah kekacauan terjadi. *hiks*
beberapa kali aku melakukan kesalahan. bahkan pada perebutan poin terakhir, aku kembali melakukan kesalahan, sehingga mereka bisa menang. mereka menang hanya dengan selisih satu poin. hanya satu poin.
betapa menyedihkan sekali. padahal sebelumnya aku *terutama* sangat yakin pasti menang. karena mereka bukanlah pasangan yang diunggulkan. namun kenyataan bicara lain, ternyata mereka bisa menang. ya, walaupun untuk menang, mereka harus jungkir balik dan pontang panting.
selain itu, cedera pasanganku masih belum sembuh benar. dia mengalami cedera persendian mata kaki pada dua minggu yang lalu. dan sampai pertandingan malam itu, cederanya masih belum sembuh benar.
aku hanya bisa menyalahkan diriku sendiri karena seringnya melakukan kesalahan dan kurang konsentrasi. namun demikian, pertandingannya cukup seru dan menegangkan. ah, andai aku bisa bermain dengan lebih santai dan fokus...
Sunday, July 15, 2007
Pertandingan dimulai
seperti biasa, demi memperingati hari kemerdekaan negeri ini, rt tempatku mengadakan pertandingan antar tetangga. dan sudah sejak dua tahun yang lalu, pertandingan badminton merupakan salah satu pertandingan yang wajib diadakan.
untuk tahun ini, pesertanya dibuat cukup selektif, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun kemarin, banyak yang terdaftar namun tidak pernah hadir. sehingga kasian pasangan mainnya (di tempatku badminton selalu main pasangan tidak pernah single).
setelah diperkirakan dan diurut dengan benar, terdapatlah 13 pasangan dewasa (dengan batasan anak-anak yang sudah dibangku kuliah) dan 7 pasangan anak-anak. dan sistem penentuan pasangannya adalah dengan sistem sidit (kalo tidak salah tulis). maksudnya diantara 26 orang dewasa dan 14 anak-anak, dibagi menjadi dua kelompok masing-masing. kelompok pertama (A) adalah mereka yang dinilai sudah mahir main badminton dan kelompok kedua (B) adalah mereka yang dinilai cukup bisa main badminton. istilahnya yang pinter sama yang sedang. hehehe...
dan seperti biasa, aku masih masuk ke dalam kelompok B. hehehehe... aku sih senang-senang aja. karena dengan demikian, aku bisa berpasangan dengan yang lebih mahir dan kemungkinan untuk menang lebih besar. hehehehe...
untuk tahun ini, aku berpasangan dengan pak Irsan, dan memang pak Irsan ini termasuk salah satu dari beberapa orang yang dianggap punya nilai lebih di perkumpulan badminton ini. ada pula yang mendapat pasangannya seperti pasangannya tahun kemarin. ya namanya juga hasil kocokan jadi semua kemungkinan bisa terjadi.
malam minggu kemarin adalah awal pertandingan badminton. seharusnya dua minggu yang lalu, namun karena ada salah informasi dan kurang kesiapan, maka baru malam minggu kemarin pertandingan bisa dimulai.
sebagai pertandingan awal, aku dan pak Irsan melawan pak Kus dan pak Didiek. o iya, sistem yang dipakai adalah sistem 30 poin. jadi siapa duluan yang nyampe 30, itu yang menang.
pada game pertama, awal permainan kami masih bertahan dan sempat tertinggal beberapa poin. namun setelah menemukan tempo permainan yang pas, maka pada game pertama pasangan lawan hanya mendapat nilai 8. pada game kedua, kejar mengejar nilai terus terjadi. namun lebih sering pasangan kami yang mendapat poin. sampai akhirnya kami menang dengan nilai 30-18 (kalo tidak salah).
pada malam minggu itu, hanya ada 6 pasangan, namun kemudian bertambah menjadi 7 pasangan dari 13 pasangan yang seharusnya hadir. jadi pada malam itu, minimal setiap pasang harus bertanding 2 kali.
dan pada pertandingan kedua, kami harus berhadapan dengan pasangan pak Pri dan pak Agus. hehehe... lawan berat namun sebetulnya bisa dikalahkan kalo aku tidak melakukan kesalahan.
pada pertandingan kedua, kejar mengejar angka cukup ketat. sampai akhirnya game pertama diselesaikan dengan kedudukan 13-15 untuk pasangan lawan. pada game kedua, pada saat posisi 23-20, aku lebih sering melakukan kesalahan. buanyak banget salahnya.. hiks.. sehingga pasangan lawan bisa menyusul hingga akhirnya memenangkan pertandingan. *sedihnya* padahal aku tahu pak Pri sudah kewalahan dalam pertandingan kedua ini. namun aku lebih sering memberi bola ke pak Agus, sehingga bisa dengan mudah dikembalikan.
namun walaupun pasangan kami harus kalah, namun pertandingan yang dilakukan lumayan seru dan menegangkan. mungkin aku harus lebih bermain tenang dan tidak terbebani sehingga bisa bermain dengan baik.
jadi tidak sabar nih untuk segera malam minggu lagi, karena pasangan kami akan berhadapan dengan 2 pasangan lainnya, yang kalo diatas kertas, pasangan kami punya peluang lebih besar untuk menang *asal aku tidak melakukan kesalahan lagi*. hehehe...
untuk tahun ini, pesertanya dibuat cukup selektif, karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun kemarin, banyak yang terdaftar namun tidak pernah hadir. sehingga kasian pasangan mainnya (di tempatku badminton selalu main pasangan tidak pernah single).
setelah diperkirakan dan diurut dengan benar, terdapatlah 13 pasangan dewasa (dengan batasan anak-anak yang sudah dibangku kuliah) dan 7 pasangan anak-anak. dan sistem penentuan pasangannya adalah dengan sistem sidit (kalo tidak salah tulis). maksudnya diantara 26 orang dewasa dan 14 anak-anak, dibagi menjadi dua kelompok masing-masing. kelompok pertama (A) adalah mereka yang dinilai sudah mahir main badminton dan kelompok kedua (B) adalah mereka yang dinilai cukup bisa main badminton. istilahnya yang pinter sama yang sedang. hehehe...
dan seperti biasa, aku masih masuk ke dalam kelompok B. hehehehe... aku sih senang-senang aja. karena dengan demikian, aku bisa berpasangan dengan yang lebih mahir dan kemungkinan untuk menang lebih besar. hehehehe...
untuk tahun ini, aku berpasangan dengan pak Irsan, dan memang pak Irsan ini termasuk salah satu dari beberapa orang yang dianggap punya nilai lebih di perkumpulan badminton ini. ada pula yang mendapat pasangannya seperti pasangannya tahun kemarin. ya namanya juga hasil kocokan jadi semua kemungkinan bisa terjadi.
malam minggu kemarin adalah awal pertandingan badminton. seharusnya dua minggu yang lalu, namun karena ada salah informasi dan kurang kesiapan, maka baru malam minggu kemarin pertandingan bisa dimulai.
sebagai pertandingan awal, aku dan pak Irsan melawan pak Kus dan pak Didiek. o iya, sistem yang dipakai adalah sistem 30 poin. jadi siapa duluan yang nyampe 30, itu yang menang.
pada game pertama, awal permainan kami masih bertahan dan sempat tertinggal beberapa poin. namun setelah menemukan tempo permainan yang pas, maka pada game pertama pasangan lawan hanya mendapat nilai 8. pada game kedua, kejar mengejar nilai terus terjadi. namun lebih sering pasangan kami yang mendapat poin. sampai akhirnya kami menang dengan nilai 30-18 (kalo tidak salah).
pada malam minggu itu, hanya ada 6 pasangan, namun kemudian bertambah menjadi 7 pasangan dari 13 pasangan yang seharusnya hadir. jadi pada malam itu, minimal setiap pasang harus bertanding 2 kali.
dan pada pertandingan kedua, kami harus berhadapan dengan pasangan pak Pri dan pak Agus. hehehe... lawan berat namun sebetulnya bisa dikalahkan kalo aku tidak melakukan kesalahan.
pada pertandingan kedua, kejar mengejar angka cukup ketat. sampai akhirnya game pertama diselesaikan dengan kedudukan 13-15 untuk pasangan lawan. pada game kedua, pada saat posisi 23-20, aku lebih sering melakukan kesalahan. buanyak banget salahnya.. hiks.. sehingga pasangan lawan bisa menyusul hingga akhirnya memenangkan pertandingan. *sedihnya* padahal aku tahu pak Pri sudah kewalahan dalam pertandingan kedua ini. namun aku lebih sering memberi bola ke pak Agus, sehingga bisa dengan mudah dikembalikan.
namun walaupun pasangan kami harus kalah, namun pertandingan yang dilakukan lumayan seru dan menegangkan. mungkin aku harus lebih bermain tenang dan tidak terbebani sehingga bisa bermain dengan baik.
jadi tidak sabar nih untuk segera malam minggu lagi, karena pasangan kami akan berhadapan dengan 2 pasangan lainnya, yang kalo diatas kertas, pasangan kami punya peluang lebih besar untuk menang *asal aku tidak melakukan kesalahan lagi*. hehehe...
Monday, May 07, 2007
Cerita Badminton Kemarin...
Olahraga itu perlu ya saudara-saudara. jangan sampe kita terlalu terlena dengan keadaan kita, sehingga kita lupa untuk berolahraga.
Seperti biasa, malam minggu merupakan malam yang ditunggu-tunggu. kenapa? karena malam itu merupakan jadwal badminton. dan sayangnya untuk minggu ini, satu orang anggota club tidak bisa ikutan (halah.. club, kayak apa aja ya... hehehe).
Jadi malam minggu kemarin, hanya beberapa orang termasuk aku yang main. memang ada anak-anak juga yang ikutan main. begitu datang, langsung pemanasan dan persiapan untuk bermain.
Malam itu, aku berpasangan dengan pak Kus. melawan pak Jono dan pak Danu. pada game pertama, kami kalah walaupun sempat berusaha mengejar, namun pasangan lawan cukup gigih bertahan dan menyerang. namun pada game kedua, kami yang menang. sebenarnya agak kedodoran juga, karena kami sudah menang angka. namun pasangan lawan bisa menyusul, bahkan sampe deuce (kalo tidak salah begini nulisnya). akan tetapi setelah bertahan dan berbalik menyerang, akhirnya kami bisa menang. hahahaha... kedudukan 1-1. tapi pasangan lawan tidak mau meneruskan menjadi long set, karena ingin memberikan kesempatan pada anak-anak untuk main.
Setelah cukup beristirahat, dan anak-anak sudah main semua, kami pun kembali melakukan pertandingan ulangan. masih dengan pasangan yang sama. seperti biasa, pada game pertama mereka bisa menyerang dan bertahan dengan baik. bahkan kami sempat tertinggal. walaupun bisa menyusul, namun tetap kami harus mengalah pada game pertama.
Pembalasanpun dilakukan. pada game kedua, kami berusaha mengejar ketinggalan. angka demi angka sempat berkejaran. bahkan pada kedudukan 12-12, sampe beberapa kali pindah bola, namun tidak ada angka yang bertambah satupun. hahahaha... pak Danu sampe berkomentar,"ini pertandingan badminton apa dagelan ketoprak". hahahahaha... abis setiap selesai, dapet poin atau bola habis, pasti kami ketawa-ketawa dan saling ledek. hahahaha... akh, yang penting kan nyari keringet ya pak.
Dan akhirnya, setelah bertahan dan menyerang, kami pun menang kembali di game yang kedua. kedudukan kembali menjadi 1-1. Namun pasangan lawan menolak untuk meneruskan menjadi long set, karena sudah malam dan sudah mau habis waktunya. hahahahaha.....
Seperti biasa, malam minggu merupakan malam yang ditunggu-tunggu. kenapa? karena malam itu merupakan jadwal badminton. dan sayangnya untuk minggu ini, satu orang anggota club tidak bisa ikutan (halah.. club, kayak apa aja ya... hehehe).
Jadi malam minggu kemarin, hanya beberapa orang termasuk aku yang main. memang ada anak-anak juga yang ikutan main. begitu datang, langsung pemanasan dan persiapan untuk bermain.
Malam itu, aku berpasangan dengan pak Kus. melawan pak Jono dan pak Danu. pada game pertama, kami kalah walaupun sempat berusaha mengejar, namun pasangan lawan cukup gigih bertahan dan menyerang. namun pada game kedua, kami yang menang. sebenarnya agak kedodoran juga, karena kami sudah menang angka. namun pasangan lawan bisa menyusul, bahkan sampe deuce (kalo tidak salah begini nulisnya). akan tetapi setelah bertahan dan berbalik menyerang, akhirnya kami bisa menang. hahahaha... kedudukan 1-1. tapi pasangan lawan tidak mau meneruskan menjadi long set, karena ingin memberikan kesempatan pada anak-anak untuk main.
Setelah cukup beristirahat, dan anak-anak sudah main semua, kami pun kembali melakukan pertandingan ulangan. masih dengan pasangan yang sama. seperti biasa, pada game pertama mereka bisa menyerang dan bertahan dengan baik. bahkan kami sempat tertinggal. walaupun bisa menyusul, namun tetap kami harus mengalah pada game pertama.
Pembalasanpun dilakukan. pada game kedua, kami berusaha mengejar ketinggalan. angka demi angka sempat berkejaran. bahkan pada kedudukan 12-12, sampe beberapa kali pindah bola, namun tidak ada angka yang bertambah satupun. hahahaha... pak Danu sampe berkomentar,"ini pertandingan badminton apa dagelan ketoprak". hahahahaha... abis setiap selesai, dapet poin atau bola habis, pasti kami ketawa-ketawa dan saling ledek. hahahaha... akh, yang penting kan nyari keringet ya pak.
Dan akhirnya, setelah bertahan dan menyerang, kami pun menang kembali di game yang kedua. kedudukan kembali menjadi 1-1. Namun pasangan lawan menolak untuk meneruskan menjadi long set, karena sudah malam dan sudah mau habis waktunya. hahahahaha.....
Subscribe to:
Posts (Atom)