PerformancingAds

Wednesday, March 22, 2006

Acara Televisi dan Bencana Alam

Dalam seminggu terakhir ini, aku mendengar begitu banyak bencana alam yang terjadi di daerah, mulai dari banjir bandang, tanah longsor, bahkan yang terakhir kalo tidak salah dengan tsunami ya di ambon (mohon dikoreksi dong kalo salah).

Dari begitu banyaknya bencana alam, banyak korban yang berjatuhan. sebagian besar korban meninggal dunia, banyak yang kehilangan rumah atau tempat tinggal. sehingga harus berkumpul di tenda-tenda darurat atau tempat yang aman.

Begitu banyak cobaan yang dialami rakyat ini. Namun kenapa bantuan dari pemerintah koq kesannya telat ya? minimal dari pemerintahan daerah terdekat, minimal dari kabupaten atau kotamadya. sepertinya belum ada koordinasi yang jelas. padahal untuk para korban, hitungannya sudah bukan hari lagi. namun sudah jam bahkan menit.

Kenapa? karena mereka perlu bantuan, terutama pangan. tapi jangan ngirim bahan makanan dong. yang paling tepat adalah mendirikan dapur umum. memang suplay bahan makanan tetap diperlukan. tapi untuk sampai ke para korban bencana, alangkah lebih baiknya sudah berupa makanan jadi. sebab bagi mereka, untuk mencari tempat tinggal saja sudah susah, apalagi untuk memasak.

Namun walaupun berita bencana alam begitu gencarnya disiarkan di televisi, tapi yang bikin aku heran, koq ya acara yang bersifat hura-hura seperti ajang mencari penyanyi atau idola atau ikutan akademi koq ya masih gencar juga ya? apakah tidak sebaiknya acara-acara seperti itu, dihentikan dulu, mininal diundur dulu deh. demi rasa solidaritas sesama rakyat negeri ini.

Jangan di kota-kota besar, acara hura-hura diadakan dengan dalih nyari bibit penyanyi atau apalah namanya. sementara di pelosok, banyak orang yang menderita karena bencana alam. sungguh tidak berimbang sekali. Please deh, coba timbulkan rasa empati terhadap sesama. memang sih jauh tempatnya, namun dengan kita mengerem tindakan kita yang terlalu bersifat duniawi, itu sudah salah satu cara kita untuk menunjukkan rasa empati kita pada mereka.

Bila kita mampu untuk menyumbang, ya menyumbanglah. sumbangkanlah pada badan-badan atau pihak-pihak yang bisa menyampaikan sumbangan kita pada mereka secara langsung dan tanpa kena potongan. namun bila kita belum bisa, kirim doa. mendoakan orang yang sedang terkena musibah, juga merupakan salah satu cara untuk meringankan beban bathin mereka.

Indonesia sedang menangis, kata para pujangga, tapi itu bukan kiasan. Indonesia memang sedang menangis.

[Ceritaku]

Comments on "Acara Televisi dan Bencana Alam"

 

post a comment